Posted by: devi | April 7, 2008

selamat datang minggu baru…

uhmm akhirnya hari senin terlewati juga. Yah walaupun sebenarnya hari apapun sama saja, namun kayakna aku sudah tersugesti klo hari senin itu toughest day dalam seminggu. Lho kok jadi nglantur? Sebenernya aku cuma mo nulis tentang my lovely sunday siy…Hari minggu kemaren terasa sangat cepat. Bangun jam 9 setelah tengah malam menengak sedikit “air persahabatan” yang disuguhkan mas ino hihihi. Janji memasak hari minggu tinggalah janji. Walaupun banyak yang belum bangun, namun sepertinya mbak Ria sudah tidak sabar untuk menunggu aku bangun untuk sarapan :D Nothing special happened during that noon, hingga akhirnya tanpa sadar aku kembali terlena di dunia mimpi. Pukul 5 mbak Ria melompat ke atas tubuhku untuk membangunkan dan mengajakku makan di Mie Gadjah Mada. Kami berenam (aku, mas ino, tiesa, mbak ria, putri, dan seno) meluncur ke daerah gadjah mada dengan 2 bajaj. Uhm baru pertama ini aku melangkahkan kaki ke dalam “warung” mie yang elit ini. Dan seperti yang sudah diduga, harga makanan disini pun cukup elit. Aku pesan mie ayam blackpepper (or something like that…) dan air mineral…Rasanya? Lumayan enak jika tidak membayangkan harganya.

Magrib kami berenam pulang dengan menjejalkan diri ke dalam sebuah taksi. Tiba di veteran 25, mataku tertumbuk pada setumpuk kardus di meja pak indra. Kardus bertuliskan “Bread Talk” dari pelukis Dipo Andy terhampar disana. hihihi ada rejeki niy…Setelah menghabiskan sebuah roti yang lumayan mengenyangkan, aku inget masih ada jatah makan dari gudeg bu tjitro. Hihihi aku makan bareng mas ino yang menyerah ditengah jalan. Wah malam itu dengan perut yang penuh aku tidur demi menyambut hari senin ini.

Sebenarnya ini senin yang lumayan indah, aku mampu menyelesaikan targetku hari ini, ah seandainya bibirku tidak bengkak sehabis makan malam. Alergi opo yo? Duh semoga cepet sembuh, aku ga mau besok ke perpusnas dengan bibir “penuh” seperti ini :(


Responses

  1. visit my site.


Leave a response

Your response:

Categories