Posted by: devi | November 11, 2008

kehilangan seorang sahabat

“dev lagi ngapain?simbah dah pergi.aku khlangan tmantrbaik”

itulah sepengal sms dari mas ino yang kuterima di sela waktuku mengerjakan surat keputusan diorama. Wajar saja kalau mas ino merasa kehilangan, simbah merupakan teman maen PS di Juanda, minum di TIM, bersenang-senang di gedung panjang, mereka juga bekerja di gedung yang sama.

Rasa kehilangan belum sempat kurasakan, kepergian yang begitu mendadak hingga membatalkan rencana touring bertiga ke baduy. Simbah kuanggap sahabat yang kutemukan di belantara Jakarta. Kedekatan kami sempat diartikan beda oleh orang-orang di sekitar kami, kami peduli omongan orang-orang yang tak begitu mengenal kami. Dialah yang mengirimkan sms pesan untuk berhati-hati dalam bergaul di Jakarta..hari itu di pertemuan kami yang terakhir di veteran, dia mengungkapkan niatnya untuk menyerah, tapi tak kusangka dia akan menyerah secepat ini.

Simbah menyerah kepada kehidupan di Jakarta, dia memutuskan untuk kembali ke Yogya minggu itu juga. ahhh seandainya aku bisa meniru apa yang kau lakukan mbah…ingin aku kembali ke pelukan kota tercinta. tapi aku harus berjuang di rimba raya bernama HIDUP MANDIRI

Selamat jalan, semoga kita berjumpa lagi…entah kapan

Posted by: devi | November 10, 2008

menstruasi

Sebuah judul artikel di kompas.com mengingatkanku pada obrolan dengan salah satu teman kerja. Bahasan yang terlontar melalui ujung jari di dua gedung yang berbeda saat itu membahas apakah hukum melakukan hubungan seks waktu menstruasi dalam agama islam. Mungkin artikel ini bisa menjadi jawaban dan nambah wawasan bagi para perempuan…

Yang Tidak Boleh Selagi Menstruasi

Luruhnya sel telur yang tidak dibuahi hampir bisa dipastikan dialami oleh setiap perempuan. Hanya saja banyak mitos mengiringi perisitiwa yang disebut datang bulan, menstruasi, atau haid ini, sehingga muncul pertanyaan apa saja yang tidak boleh dilakukan perempuan selama mengalaminya? Berikut penjelasan yang diberikan dr. Mimi Suharti.

Berhubungan Seksual

Hubungan seksual yang dilakukan ketika perempuan sedang menstruasi secara tegas dilarang dalam ajaran agama tertentu. Namun terlepas dari itu, secara medis pun berhubungan intim di kala perempuan sedang haid tidak disarankan. Beberapa alasan medis yang menyertainya antara lain:

* Tidak steril

Pada saat menstruasi jaringan luar rahim mengalami pelepasan. Peristiwa ini diikuti dengan membukanya pembuluh darah di daerah tersebut. Kondisi ini menyebabkan organ reproduksi perempuan menjadi tidak steril, sehingga tidak aman bila berhubungan seksual.

* Menyebabkan infeksi

Bersama dengan perdarahan yang terjadi dimungkinkan munculnya kuman. Kuman-kuman ini bisa jadi akan menyebabkan infeksi kalau si perempuan melakukan hubungan seksual.

* Bahaya sudden death

Hal terburuk yang mungkin terjadi adalah sudden death atau kematian mendadak. Pada saat menstruasi banyak pembuluh darah yang membuka. Hubungan intim bisa berakibat terbawanya udara dari luar masuk melalui pembuluh darah yang terbuka sampai ke jantung. Ini berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.

* Perasaan tidak nyaman

Tak bisa dipungkiri hubungan seksual terkait erat dengan suasana hati. Saat menstruasi banyak perempuan yang merasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan ini akan terbawa dan mengganggu suasana hatinya. Bila dipaksakan untuk berhubungan seksual, alih-alih merasakan kepuasan, yang didapat justru perasaan tidak nyaman itu tadi.

Olahraga berat

Banyaknya  pembuluh darah arteri yang terbuka pada saat haid dapat menyebabkan perlukaan. Seorang perempuan yang sedang menstruasi dan melakukan olahraga dikhawatirkan akan mengalami pendarahan berat. Memang tidak semua olahraga akan menyebabkan hal tersebut, tapi sebaiknya sesuaikan olahraga yang dipilih dengan kondisi tubuh. Perempuan dengan kondisi tertentu bisa jadi akan mengalami perdarahan berat ketika memaksakan diri bersenam aerobik saat haid.

Secara umum pun, perempuan yang sedang menjalani siklus bulanannya akan merasa lebih lemas, dan beberapa bahkan menderita nyeri perut, mual, pinggang pegal-pegal, pening, bahkan ada yang sampai pingsan. Oleh karena itu, disarankan untuk mengurangi porsi olahraga yang cukup berat atau sebaiknya pilih saja olahraga ringan seperti jalan santai.

Terbelenggu Mitos

Larangan memotong rambut, menggunting kuku, dan keramas selama haid tidak memiliki penjelasan secara medis. Khususnya larangan keramas, menurut Mimi jelas tidak tepat. “Apalagi perempuan yang sedang menstruasi justru harus menjaga kebersihan anggota tubuhnya. Keramas saja sampai bersih, enggak masalah kok,” saran Mimi. Intinya, bila ada mitos-mitos yang dirasa tidak masuk akal, sebaiknya jangan dituruti.

Berenang

Secara teori, pembuluh darah yang membuka dapat mengecil ketika kontak dengan air. Contoh yang gampang adalah seringkali anak yang jatuh dan terluka dikompres dengan batu es untuk menghentikan perdarahannya. Bedanya, walau darah yang dikeluarkan saat menstruasi hanya sekitar 30 cc, tapi kontak dengan air tidak akan menyebabkan darah tersebut terhenti.

Kontak dengan air yang dimaksud di sini di antaranya berenang, menyelam, berendam di bath tub, whirlpool, dan sejenisnya. Ini penting untuk diketahui, sebab banyak beredar anggapan yang salah, yaitu perempuan yang sedang menstruasi darahnya akan berhenti ketika berada dalam air. “Pendapat ini tidak sepenuhnya tepat,” kata Mimi.

Selain itu tidak ada yang dapat memastikan apakah air yang digunakan untuk berendam itu steril. Bisa jadi air kolam renang atau air laut mengandung banyak kuman yang dapat menyebabkan infeksi. Apalagi bila si perempuan ini berendam dalam waktu lama, “Sebaiknya memang tidak dilakukan,” sarannya.

Sumber: kompas.com

Posted by: devi | November 10, 2008

Rahasia Meede

ucaoj302ecamhm3dvcaeuqmbocatv3okbcas7rzxgcavs2yaacapb7vmucaaieimcca27w0ircag6toygcavmy3dxca0m4i9acacuefrzca2qwa0ocaxf1lixca4v51fqca9ryarvcanr2y6lca26l9232Buku bagus yang disarankan oleh seorang sahabat. Novel ini berkisah tentang intrik sekitar pencarian rahasia harta karun VOC. Membaca buku ini membuat aku penasaran dan ingin datang ke lokasi-lokasi yang disebutkan. Highly recommended bagi pecinta sejarah…two thumbs for E.S. Ito

Posted by: devi | September 30, 2008

lebaran tahun ini

malam takbir menggema di luar, sedangkan di dalam warnet lagu gorillaz berkumandang memekakkan telinga. Hhh besok lebaran, ada yang aneh dengan lebaran tahun ini…atau ramadan tahun ini…suasana.

Yah semenjak hijrah ke jakarta, kumulai 10 hari pertama ramadan tahun ini di asrama yang tidak terlalu bernuansa ramadan. Pulang ke kosan suasananya juga biasa saja. Mudik ke yogya, ummm kecuali bisa ketemu anak-anak G-family yang jarang kumpul dengan full formation, suasana ramadan juga ga begitu terasa. Ada beberapa ritual yang kulewatkan tahun ini, diantaranya:

1. Jajan ke pasar tiban kauman, trus makan kicak dan semur jengkol (yeah JENGKOL)

2. Buka puasa di bundaran ugm ataupun kawasan ugm manapun

3. Mudik ke Karanganyar

4. Kumpul keluarga besar Ibu di ngadiwinatan trus masak ketupat dan opor ayam

Besok Lebaran, yah setidaknya besok masih sholat ied di alun-alun utara seperti biasa. Tapi setelah itu, semua berangkat ke Jakarta untuk bersyawalan di rumah Mbah Yadi di kawasan Sunter.

Lebaran dari tahun ke tahun semakin tidak menarik, atau mungkin ini karena saat ini aku hidup di dunia orang dewasa, yang lupa dengan indahnya melihat arak-arak anak takbiran dengan lampion, miniatur masjid, kembang api, kumpul bersama keluarga…entahlah

Anyway, selamat idul fitri mohon maaf lahir batin :)

Posted by: devi | September 11, 2008

muncul lagi

setelah tiga minggu berkutat dengan materi-materi diklat, akhirnya aku bisa bolos lagi untuk pulang ke yogya. Kisah selama prajab?banyak hehehe mulai dari kejadian lucu, nekad, hingga cinlok dengan seorang laki-laki lucu hehehe. ummm sayang hari ini gairah menulisku sedang rendah, tak mampu kutulis kisah aneh ini dalam rangkaian kata-kata…hayah…

anw my dirty secret will get married soon…congrats ya babe, mungkin aku ga bisa hadir di hari terindah di hidupmu…wish you all the best

Posted by: devi | August 11, 2008

kali ini kuputuskan untuk patah hati saja

sebuah langkah sudah kuambil, simcard khusus untukmu sudah ku hibahkan

perjalanan ke depan akan sangat berat, namun kupastikan tuk hadapi

aku yakin aku mampu…

yang tak aku yakini, aku takkan merindukanmu

setidaknya rindu hangatnya tubuhmu saat memelukku

atau rindu detak jantungmu yang berdegub kencang saat mencumbuku

Tuhan beri aku waktu, sekejap saja, untuk menikmati kerinduan itu

kuharap aku masih memiliki hak untuk merindukanmu setelah kuputuskan untuk patah hati lagi

Posted by: devi | July 23, 2008

guilty pleasure

“…andai dinding di kamar dapat bicara, diapun tahu rahasia dua manusia yang sedang dimabuk cinta, semua terjadi tanpa disesali, tanpa disadari..dosa bersemi…”

sayup sebuah lagu lama yang tak kuketahui judul ataupun penyanyinya berputar di kepala.  Entah apa yang kurasakan, lagu ini seakan menyindirku. DAMN!

Kami sadar, kami tidak mabuk, dan kami tidak saling mencintai…lalu apa/siapa yang harus disalahkan? nafsu? feromon yang tersebar terlalu banyak? Entahlah

Posted by: devi | July 23, 2008

the next best thing

Udah lama ngga corat-coret di rumah mayaku ini, mpe banyak banget fans yang nanyain (hehehe pede boleh dong?). Bukannya aku ga mau nulis, tapi tuntutan lembur kerja dan kesehatan yang semakin menurun karena kecapean membuatku jarang bisa menuangkan unek-unek di sini. Seneng juga siy ada pengunjung tetap di rumah maya, jadi tambah semangat nulisnya…so terimakasih buat pengunjung setia blog narsis ini :)

The next best thing…

Siapa siy yang mau jadi the next best thing? Dalam hal apapun, prestasi, kerja, keluarga, ataupun cinta? Gada kan…Rasanya manusiawi banget jika kita selalu ingin jadi yang pertama…utama.

Kisahku…kisah ini…entahlah…rasanya belum mampu kutuliskan di sini. Ada rasa takut untuk dihakimi, disalahkan, atau bahkan dikutuk jika ku tuliskan kisah ini disini…Kisah mengenai seorang laki-laki.

Posted by: devi | June 29, 2008

jalan hidup

24 tahun 1 bulan 22 hari…

Tapi belum tahu hendak kemana kaki ini melangkah…Puaskah aku dengan keadaanku saat ini? Di sinikah “rumahku”? Entahlah…kadang aku merasa nyaman dengan hidupku saat ini, namun kadang aku ingin berlari ke belakang dan bersembunyi di zona nyaman.

Posted by: devi | June 25, 2008

lagi-lagi kerusuhan

selasa malam perjalanan pulang terganggu dengan tidak beroperasinya kendaraan umum andalanku selama di Jakarta, busway. “Ada demo di benhil” itu kata-kata yang terlontar dari mulut para penjaga di shelter.

Setelah menghabiskan waktu beberapa saat di Ratu Plaza untuk makan malam, kuputuskan untuk pulang menggunakan kopaja 19 yang akan mengantarku sampai sarinah. Dalam kopaja seorang perempuan yang duduk di sampingku mengatakan bahwa ada demo terjadi di depan kampus atma jaya. Para demostran entah mengapa berbuat kerusuhan dengan membakar ban di jalur busway. Kopaja 19 melewati benhil dengan perlahan, antrian kendaraan dari arah bundaran HI menuju bundaran senayan berbaris panjang, puluhan-mungkin ratusan-polisi dengan perlengkapan anti huru-hara bersiaga di depan kampus itu. Banyak orang bergerombol yang sepertinya baru pulang dari kantor berdiri di seberang jalan, sepertinya hendak mencaritahu apa yang baru saja terjadi.

Baru pagi ini aku tahu kronologis kejadiannya. Para pendemo (gabungan dari mahasiswa, aktifitas, masyarakat, dan mungkin oknum) yang menuntut kejelasan kematian salah satu mahasiswa unas serta menuntut turunnya harga BBM pada awalnya berdemo di gedung DPR. Setelah merobohkan pagar dan bentrok dengan aparat mereka berjalan menuju kampus terdekat, yaitu atma jaya. Disana mereka melakukan sweeping atas kendaraan berplat merah dan membakarnya. Akhirnya timbul bentrokan dengan polisi. Mahasiswa atmajaya yang saat itu sedang menghadapi ujian pun terpaksa pulang lebih awal dari jadwal ujian.

Sayang kejadian anarkis seperti ini masih terulang lagi di negara kita. Entah siapa yang harus disalahkan, mahasiswa?aktifis?oknum?ataukah para pemimpin negara yang seakan cuek dengan keluhan rakyat bawah?

sayang emosi kita masih terlalu tinggi sehingga timbul aksi anarkis seperti yang terjadi semalam. Benarkah mereka membela rakyat?tapi kenapa rakyat juga direpotkan dengan peristiwa kerusuhan ini?kenapa lagi-lagi bumi menanggung imbasnya?pembakaran ban-yang entah telah habis berapa banyak-tentunya akan berdampak bagi (lagi-lagi) global warming di bumi kita tercinta…

Posted by: devi | May 31, 2008

posisi baru

setelah hampir 4 minggu berkeliaran di lantai 4 gedung E komplek depdiknas di senayan, mulai dari di bagian perencanaan hingga ke bagian keuangan, akhirnya jumat kmaren aku ditempatkan di posisi baru. Direktorat Museum bagian kerjasama. Its a nice position i guess, setidaknya aku bisa jalan-jalan antar museum. Atau siapa tau bisa jalan-jalan gratis pake passport. Wish me luck guys

Posted by: devi | May 18, 2008

kebodohanku hari ini

Hari mingguku ini diawali dengan sebuah kebodohan yang terlambat kusadari. Setelah semalam menginap di kosan ndari, pukul 10 kami berdua berangkat dengan tujuan yang berbeda. Ndari menuju kantornya di wisma antara, aku pulang ke kosanku dengan membawa barang yang begitu banyaknya.  Begitu naek P15, tiba-tiba terjadi suatu tragedi. Tali yang biasa melingkar di dadaku lepaslah…Karena merasa tidak nyaman, maka kuputuskan untuk turun bareng ndari di samping wisma antara. Tiba-tiba aku melihat atm yang ada di sebrang jalan. Kuputuskan untuk menyambung kembali ikatan yang telah terlepas itu.

Sorenya, kuceritakan peristiwa itu ke ndari, sebelum akhirnya dia ngakak dan bilang, “Dev, di atm itu kan ada cctvnya”. MAMPUS aku :(

Posted by: devi | May 11, 2008

another story of my love life

lagi-lagi Tuhan mengirimkan sosok malaikat untukku, malaikat yang terus menjaga dan memperhatikanku melalui setiap pesannya. Kuharap dia adalah malaikat yang tangguh, yang takkan menyerah pada keegoisanku.

Hari-hariku selalu dimulai dan diakhiri dengan membaca sebaris pesan darinya. Uhmmm what a feeling…

Posted by: devi | May 3, 2008

perjalanan baru…

2 Mei 2008, 5 hari menjelang 24 tahun, sebuah perjalanan baru mulai aku tapaki. Peran sebagai seorang pegawai pemerintah yang menuntutku untuk memulai hidup dari nol di kota besar ini. Sebuah kamar kosan yang terletak di tengah kampung di kawasan kebon sirih menjadi tempatku melepas lelah dari hiruk pikuk jakarta dan kantor yang terletak di kawasan senayan. Hari senin besok aktifitas mulai berjalan…semoga perjalanan ini akan menjadi menyenangkan dan banyak pelajaran yang bisa aku ambil dalam perjalanan ini. amien…

Wish me luck

Posted by: devi | May 3, 2008

liburan yang terpotong…

uhmm rencana untuk liburan panjang di yogya gagal sudah. Baru 3 jam nyampe rumah, panggilan dari departement itu sudah datang. Cuma 2 hari aku di yogya, belum sempat melepas rindu pada tiap inci jalanannya, aku harus terus menyimpan kerinduan ini. Pertemuan dengan keluarga, sahabat lama serta 5 orang teman dunia maya, terasa begitu singkat. Aku ga tau berapa lama lagi aku dapat kembali menjejakkan kaki di kota yogya…

Posted by: devi | April 27, 2008

time to go home (even just for a while)

I’m staring out into the night, Trying to hide the pain.

I’m going to the place where love and feeling good don’t ever cost a thing.

And the pain you feel’s a different kind of pain.

So I’m going home, Back to the place where I belong,

And where your love has always been enough for me.

I’m not running from…No, I think you got me all wrong.

I don’t regret this life I chose for me. But these places and these faces are getting old

So I’m going home. Well I’m going home.

The miles are getting longer, it seems, The closer I get to you.

I’ve not always been the best man or friend for you. But your love, remains true.

And I don’t know why. You always seem to give me another try.

So I’m going home, To the place where I belong,

And where your love has always been enough for me.

I’m not running from. No, I think you got me all wrong.

I don’t regret this life I chose for me.

But these places and these faces are getting old.

Be careful what you wish for, ‘Cause you just might get it all.

You just might get it all, And then some you don’t want.

Be careful what you wish for, ‘Cause you just might get it all.

You just might get it all, yeah.
Home- song by daughtry

Posted by: devi | April 27, 2008

another glass

belum seminggu peristiwa mecahin kaca di kamar para cowo, hari pas aku packing aku tergoda untuk pake kalung itu lagi. Tisa sambil becanda bilang “Jangan dipake dev, ntar kaca-kaca pada pesah lho”. Baru selesai dia bilang gitu tiba-tiba kaca kecil yang aku beli di sunday morning UGM sebulan yang lalu tiba-tiba lepas dari pegangan plastiknya dan menghantam lantai serta jatuh berkeping-keping….

What the heck….

Posted by: devi | April 21, 2008

seven years of bad luck…

Seven years of bad luck if you break a mirror, or so the superstition says. Why? Well, the Roman belief was that life renewed itself every seven years. And, since a mirror meant “broken” health, it was believed that the person who broke it would need seven years to recover.

Malem ini aku dapet oleh-oleh kalung batu Kalimantan dari seorang teman lama. Pas nyoba aku merasa kaca di kamar belum mengakomodir kenarsisanku, jadilah aku berkunjung ke kamar para lelaki gila dandan yang memiliki cermin lebih besar. Hanya untuk catatan, cermin ini baru dibeli kemaren pagi dipasar baru. Karena suatu kesalahan, saat cermin itu hendak kupasang ditempat semula, jatuhlah cermin itu dan terbagi menjadi 2 bagian besar. Fiuh hebohlah orang serumah. Setelah mereka tahu apa yg terjadi, jadilah aku bahan tertawa orang serumah. Hiks…Untungnya cermin itu masih bisa digunakan setelah dilem oleh 2 orang lelaki narsis itu….

Posted by: devi | April 20, 2008

kangen rumah…

Aduh hari ini rasa rindu itu semakin tak tertahankan…baru sekali ini aku merindukan rumah sampai sedalam ini. Aku harus pulang ke rumah secepatnya, lebih dari seminggu. Mungkin aku harus tetap tinggal di rumah hingga pekerjaan itu memanggilku kembali ke kota ini. Yogya tunggu aku datang merengkuhmu, menjelajahi setiap inci jalanmu….SEGERA.

Posted by: devi | April 17, 2008

perempuan…(lagi-lagi soal perempuan)

percakapan dengan seorang sahabat mengingatkan aku bahwa di bulan ini kita (well yeah kita merujuk pada oarng Indonesia pada umumnya) merayakan sebuah hari yang disebut hari kartini. Sosok wanita yang lahir tahun 1879 itu dianggap sebagai seorang tokoh emansipasi wanita Indonesia.

Kartini merupakan anak seorang priyayi atau kelas bangsawan Jawa, dia merupakan anak dari Bupati Jepara. Sampai usia 12 tahun, Kartini bersekolah di sebuah sekolah rendah Eropa. Di situ, antara lain Kartini mempelajari bahasa Belanda. Tetapi setelah berusia 12 tahun, menurut adat Jawa ia harus dipingit, yaitu tinggal di rumah untuk belajar hal-hal yang diperlukan untuk memasuki dunia perkawinan kelak. Karena bisa berbahasa Belanda, Kartini banyak membaca koran dan buku-buku berbahasa Belanda serta berkorespondensi dengan seorang wanita Belanda bernama Ny. Abendanon.

12 November 1903, Kartini harus menyerah untuk dipoligami dan menikah dengan Bupati Rembang yang sudah memiliki 3 istri. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang. 17 September 1904, Kartini meninggal setelah 4 hari sebelumnya melahirkan seorang anak laki-laki.

Tahun 1912 didirikan  Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang , dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer seorang tokoh Politik etis.

Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964 yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini. (thanks to wikipedia)

Pemikiran Kartini adalah supaya anak perempuan di indonesia mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pengajaran (dan mungkin juga di semua bidang) seperti anak laki-laki. Namun kenapa ya hari Kartini sekarang malah diperingati dengan berbusana daerah ataupun lomba membuat nasi kuning?

Older Posts »

Categories